Home » Posts filed under Penyakit Paru-paru
Showing posts with label Penyakit Paru-paru. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Paru-paru. Show all posts
Pengertian Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Ini adalah salah satu penyakit yang berhubungan dengan kondisi paru-paru penderita dimana akan terjadi kegagalan paru-paru melaksanakan fungs8inya terdapat pengumpulan cairan di dalam paru-paru (edema paru). Adapun penyakit ini dapat terjadi pada orang yang sebelumnya mempunyai paru-paru yang normal dan lebih berpotensi terjadi pada anak-anak.
Penyebab Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab penyakit ini adalah infeksi berat dan luas, penyakit pneumonia, atau karena tekanan darah yang sangat rendah serta terhirupnya zat makanan ke dalam paru-paru akibat menghirup muntahan dari lambung.
Gejala Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Penderita penyakit ini akan merasaan gejala seperti cemas, tekanan darah rendah atau syok, dan seringkali hanya merasakan gejala nyeri tanpa tahu penyebab pastinya.
Diagnosa Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Diagnosa terhadap penderita dilakukan melalui pemeriksaan fisik menggunakan stetoskop, selain masih ada pemeriksaan lain seperti Rontgen dada, Gas darah arteri, dan Bronkoskopi.
Pengobatan Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Pengobatan dilakukan dengan melihat hasil diagnosis, jika masih termasuk ringan maka pengobatan dapat dilakukan dengan memberikan obat-obatan , namun jika penyakit ini sudah termasuk parah maka penderita harus di rawat secara intensif. Dalam perawatan tersebut penderita akan mendapatkan terapi oksigen sangat penting untuk mengoreksi kadar oksigen darah.
Pengertian Aspergilosis
Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh fungus yang mengganggu sistem pernapasan karena daerah terjadinya adalah di paru-paru.
Penyebab Aspergilosis
Seperti yang diketahui dari pengertianya bahwa yang menjadi penyebab penyakit ini adalah fungus yang mengganggu sistem pernapasan karena daerah terjadinya adalah di paru-paru.
Gejala Aspergilosis
Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala yang diantaranya adalah kerusakan pada dinding paru-paru dan pembuluh darah, jika sudah begitu maka dapat menyebabkan pendarahan pada daerah yang terkena.
Diagnosis Aspergilosis
Tujuan dari diagnosis adalah untuk menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit, dimana dalam metode diagnosis ini penderita akan menerima pemeriksaan sputum dan dahak yang dikeluarkankanya untuk mengetahui bakteri penyebab. Selain itu penderita juga akan menerima pemeriksaan lainya seperti secret hidung, secret bronchus dan kerokan kuku. Dan tingkatan penyakit yang ditemukan dalam diagnosis ini akan menjadi dasar untuk menentukan metode pengobatan yang tepat nantinya.
Pengobatan Aspergilosis
Pengobatan dilakukan dengan melihat hasil diagnosis, dan jika dalam diagnosis dikatakan bahwa penyakit ini masih termasuk ringan maka penderita diobati dengan memberikan obat secara oral, sedangkan jika penyakit ini sudah termasuk berat maka pengobatan dilakukan secara intraverna.
Penderita juga harus menghindari berbagai zat polutan yang dapat menyebabkan paru-paru penderita makin terganggu.
Penderita juga harus menghindari berbagai zat polutan yang dapat menyebabkan paru-paru penderita makin terganggu.
Pengertian Aspergilosis
Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh fungus yang mengganggu sistem pernapasan karena daerah terjadinya adalah di paru-paru.
Penyebab Aspergilosis
Seperti yang diketahui dari pengertianya bahwa yang menjadi penyebab penyakit ini adalah fungus yang mengganggu sistem pernapasan karena daerah terjadinya adalah di paru-paru.
Gejala Aspergilosis
Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala yang diantaranya adalah kerusakan pada dinding paru-paru dan pembuluh darah, jika sudah begitu maka dapat menyebabkan pendarahan pada daerah yang terkena.
Diagnosis Aspergilosis
Tujuan dari diagnosis adalah untuk menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit, dimana dalam metode diagnosis ini penderita akan menerima pemeriksaan sputum dan dahak yang dikeluarkankanya untuk mengetahui bakteri penyebab. Selain itu penderita juga akan menerima pemeriksaan lainya seperti secret hidung, secret bronchus dan kerokan kuku. Dan tingkatan penyakit yang ditemukan dalam diagnosis ini akan menjadi dasar untuk menentukan metode pengobatan yang tepat nantinya.
Pengobatan Aspergilosis
Pengobatan dilakukan dengan melihat hasil diagnosis, dan jika dalam diagnosis dikatakan bahwa penyakit ini masih termasuk ringan maka penderita diobati dengan memberikan obat secara oral, sedangkan jika penyakit ini sudah termasuk berat maka pengobatan dilakukan secara intraverna.
Penderita juga harus menghindari berbagai zat polutan yang dapat menyebabkan paru-paru penderita makin terganggu.
Pengertian Batuk-Sesak Nafas (Croup) pada Anak
Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menular pada salura pernapasan atas hingga menimbulkan batuk sehingga penderita kesulitan bernafas.
Penyebab Batuk-Sesak Nafas (Croup) pada Anak
Ada beberapa hal yang menjadi penyebab penyakit ini, diantaranya adalah Virus Influenza, infeksi virus lainya, perubahan cuaca dan musim, serta virus syncytial
Gejala Batuk-Sesak Nafas (Croup) pada Anak
Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala seperti diantaranya adalah pilek, hidung meler, dan bersin-bersin. Selain itu gejala lainya adalah demam ringan dengan iringan batuk ringan
Diagnosa Batuk-Sesak Nafas (Croup) pada Anak
Tujuan diagnosis adalah menemukan penyebab dan gejala yang nantinya menjadi perkiraan mengenai tingkatan penyakit dan digunakan untuk menentukan pengobatan yang sesuai. Tapi secar khusus dapat juga disebutkan bahwa tujuan diagnosis penyakit ini adalah untuk membedakan batuk berdasarkan ciri-ciri gejalanya, berdsarkan tingkatan, ringan atau serius.
Cara Mengobati Batuk-Sesak Nafas (Croup) pada Anak
Pengobatan dilakukan dengan melihat hasil diagnosis, dan penderita harus segera dibawa ke rumah sakit untuk diberikan banyak cairan atau minuman yang tidak terlalu dingi. Ketika kadar hemoglobin juga ikut menurun, maka penderita harus diberikan oksigen. Intinya karenan penderita adalah anak-anak maka harus mendapatkan pengobatan yang segera supaya penyakit ini dapat benar-benar sembuh.
Pengertian Obstructive Sleep Apnea
Ini adalah kondisi dimana penderita mengalami perhentian nafas sementara saat tidur. Dan secara medis penyakit ini terjadi karena saluran nafas yang tertutup hingga kemudian menyebabkan tidak adanya udara yang menuju paru-paru.
Gejala Obstructive Sleep Apnea
Jika sudah mengalami kondisi ini maka penderita akan merasakan gejala yang diantara lain adalah mengantuk secara berlebihan tanpa tahu sebab pastinya, sering mendengkur, berhenti untuk bernapas seperti tengah tertidur lelap
Penyebab Obstructive Sleep Apnea
Dalam ilmu pengetahuan medis juga diketahui bahwa beberapa hal yang menjadi penyebab penyakit ini adalah :
- Otot yang ada di tenggorokan lebih kendor sehingga kelenturanya dapat menghambat saluran pernapasan.
- Terdapat lemak berlebihan yang juga dapat menutupi saluran pernapasan penderita
- Penderita memiliki saluran pernapasan yang terlampau sempit sehingga terasa sulit ketika bernapas
Pengobatan Obstructive Sleep Apnea
Jika penyakit ini masih termasuk ringan, maka pengobatan yang dilakukan masih dapat berupa pemberian obat-obatan untuk melebarkan saluran pernapasan, namun dalam kenyataanya penyakit ini memang masih sukar untuk diobati. Tapi ada cara pencegahan yang harus dilakukan seperti berusaha untuk menurunkan berat badan yang berlebihan, perawatan gusi dan gigi atau operasi amandel. Dan secara medis juga ada jenis perawatan yang harus diberikan kepada penderita, yaitu Continuous Positive Airway Pressure/CPAP. Melalui perawatan ini maka saluran udara akan dipompa menggunakan mesin generator yang tujuanya adalah untuk menjaga kestabilan saluran pernapasan.
Pengertian Kolaps Paru-Paru (Pneumothorax)
Ini adalah penyakit dimana penderita mengalami gangguan pada daerah paru-parunya berupa adanya penimbunan udara berupa gas dalam rongga pleura. Letak dari rongga pleura ini adalah diantara selaput pelapis paru-paru dan rongga dada.
Penyebab Kolaps Paru-Paru (Pneumothorax)
Hingga kini belum diketahui secara pasti mengenai penyebab penyakit ini, namun kuat dugaan bahwa penyakit ini disebabkan oleh kantung udara yang ada di dalam paru-paru pecah, selain juga bisa disebabkan oleh cedera traumatic yang pernah dialami penderita pada daerah dadanya.
Gejala Kolaps Paru-Paru (Pneumothorax)
Jika sudah mengalami penyakit ini, maka penderita akan mengalami gejala yang diantaranya adalah nyeri hebat pada bagian yang akan semakin nyeri jika penderita melakukan aktifitas seperti menarik nafas dalam atau terbatuk, penderita juga akan merasakan dadanya semakin sempit, mudah lelah, dan jantungnya berdetak lebih cepat, sedangkan gejala yang terlihat pada kulit adalah berupa warna yang menjadi kebiruan akibat penderita mengalami kekurangan oksigen.
Diagnosa Kolaps Paru-Paru (Pneumothorax)
Tujuan dari diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya digunakna untuk menentukan metode pengobatan yang sesuai. Dan kesemua hal itu ditemukan setelah menempuh beberapa pemeriksaan yang menggunakan alat bantu seperti stetoskop, tujuanya adalah untuk mendengarkan adanya penurunan suara pernapasan pada daerah paru-paru yang terkena.
Pengobatan Kolaps Paru-Paru (Pneumothorax)
Dari hasil diagnosis kemudian dilanjutkan kepada tahap pengobatan, dimana tujuan utama dari pengobatan penyakit ini adalah untuk mengeluarkan udara dari rongga pleura, supaya paru-paru penderita bisa kembali mengembang secara normal. Jika penyakit ini terjadi secara lebih parah, maka pengobatan memerlukan alat bantu berupa selang kecil yang dipasanga pada sela iga untuk mengeluarkan udara dari rongga pleura.
Pengertian Fibrosis Kistik
Penyakit ini diartikan sebagai salah satu penyakit genetic, yang kemudian dapat menyebabkan penderitanya mengalami timbulnya secret tak normal dalam kelenjar yang akhirnya dapat mengganggu saluran pencernaan dan paru-paru.
Penyebab Fibrosis Kistik
Telah disebutkan dalam pengertianya bahwa penyakit ini disebabkan oleh faktor genetic atau keturunan, dimana secara khusus dapat dijelaskan lagi bahwa telah terjadi gangguan pada gen yang berfungsi untuk mengendalikan pembentukan protein atau mengatur perpindahan klorida dan natrium, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi kelenjar.
Gejala Fibrosis Kistik
Jika penderita adalah anak bayi maka akan mengalami gejala yang diantaranya adalah pertambahan berat badan yang buruk. Selain itu penderita juga akna mengalami gangguan pada fungsi paru-paru yang terdapat lendir kental. Lendiri ini yang mengakibatkan penyumbatan dan awal mula timbulnya peradangan. Jika penyumbatan semakin menebal itu dikarenakan saluran udara terus terisi lendir, yang lama-lama akan menjadi infeksi berkepanjangan.
Diagnosis Fibrosis Kistik
Tujuan dari diagnosis penyakit ini adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya juga berperan dalam menentukan tingkatan penyakit untuk menentukan dasar dalam pengobatan yang sesuai. Dan kesemua itu dilakukan melalui pemeriksaan yang berhubungan dengan organ paru-paru penderita.
Pengobatan Fibrosis Kistik
Setelah hasil diagnosis ditemukan, maka kemudian dilanjutkan dengan langkah pengobatan yang tetap merunut kepada tingkatan penyakit yang ditemukan dalam diagnosis. Dan pada dasarnya pengobatan penyakit ini meliputi tindakan fisik dan psikis untuk membantu penderita sembuh dari penyakitnya. Jika diagnosis menemukan bahwa penyakit ini masih tergolong ringan maka upaya pengobatan yang dilakukan masih dapat berupa pemberian asupana makanan sehat disertai aktifitas fisik yang menyehatkan. Namun jika penyakit ini sudah tergolong berat, maka tindakan pengobatan yang harus dilakukan adalah pembedahan dan mengkonsumsi obat yang bertujuan untuk menarik kembali cairan ke dalam usus.
Pengertian Abses Paru
Ini adalah penyakit yang terjadi pada organ paru-paru penderita dimana terjadi kondisi tidak berfungsinya paru-paru yang diakibatkan kematian jaringan paru-paru atau bisa juga dikarenakan rongga pada paru-paru penderita berisi cairan yang disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi.
Penyebab Abses Paru
Diketahui bahwa yang menjadi penyebab penyakit ini adalah bakteri jenis anaerob yang ada di mulut penderita, atau karena penderita mengalami gangguan pada jaringan yang ada disekitar giginya. Atau dapat diperjelas lagi bahwa bakteri ini berasal dari celah gusi yang masuk ke dalam saluran pernapasan bawah yang kemudian menimbulkan infeksi.
Gejala Abses Paru
Penderita akan mengalami gejala yang diantaranya adalah kelelahan, nafsu makan yang berkurang atau berat badan yang menurun akibat konsumsi makan yang berkurang tersebut. Selain itu penderita juga akan merasakan demam dan batuk yang bercampur dahak.
Diagnosis Abses Paru
Tujuan dari diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya berperan dalam menentukan metode pengobatan yang sesuai. Dimana untuk mengetahui kesemuanya itu perlu dilakukan pemeriksaan yang berhubungan dengan kondisi paru-paru penderita.
Pengobatan Abses Paru
Dari hasil diagnosis kemudian dilanjutkan kepada langkah pengobatan, dimana tingkatan penyakit yang ditemukan dalam diagnosis ini yang akan menjadi runutan dalam menentukan metode pengobatan yang sesuai. Jika penyakit ini masih tergolong ringan maka pengobatan yang dilakukan juga berupa pemberian obat antibiotic secara oral, namun jika penyakit ini termasuk dalam kategori yang lebih parah maka pemberian obat harus secara intraverna. Dan setelah pengobatan dilakukan, perlu diterapkan lagi pemeriksaan lanjuta seperti rontgen supaya penyakit ini sudah dinyatakan benar-benar sembuh.
Pengertian Emboli Paru
Ini adalah salah satu penyakit yang terjadi pada paru-paru dimana penderitanya mengalami kondisi berupa penyumbatan pada bagian arteri pulmonalis dikarenakan gumpalan darah, adapun penyakit ini terjadi secara tiba-tiba. Dalam keadaan normal, seharusnya arteri yang normal dapat memberikan darah dalam jumlah yang memadai ke jaringan paru-paru manusia untuk menghindari kematian jaringan tapi bila yang sudah tersumbat adalah pembuluh darah besar maka penderita akan memiliki kelainan paru-paru yang menyebabkan jumlah darah tidak mencukupi hingga berujung pada tidak berfungsinya paru-paru.
Penyebab Emboli Paru
Diketahui bahwa kebanyakan yang menjadi penyebab penyakit ini adalah pembekuan darah yang berasal dari vena tungkai atau panggul. Selain juga diketahui penyebab lainya adalah karena adanya gelembung udara, atau lemak berlebihan, serta cairan ketuban yang menggumpal.
Gejala Emboli Paru
Gejala utama penyakit ini dalah sesak napas. Selain juga merasakan gejala lain seperti batuk, nyeri dada, yang akan semakin memburuk ketika penderita menarik nafas dalam.
Diagnosa Emboli Paru
Sama halnya dengan penyakit lain, penderita penyakit ini didiagnosis untuk menemukan penyebab dan gejalanya melalui pemeriksaan fisik yang khususnya untuk memeriksa fungsi paru-paru, atau gas darah arteri, ksimetri denyut nadi.
Pengobatan Emboli Paru
Pengobatan dilakukan dengan melihat hasil diagnosis, dan secara umum pengobatan penyakit ini dengan memberikan penderita oksigen dan obat pereda nyeri.
Pengertian Asma Pada Anak
Secara umum penyakit asma diartikan sebagai penyakit gangguan pernapasan, dan khusus untuk penyakit ini yang menjadi penderitanya adalah anak-anak.
Penyebab Asma Pada Anak
Penyakit ini bisa terjadi pada anak-anak dikarenakan berasal dari penyyakit peradangan lain yang terjadi pada bagian kulit seperti penyakit eksim atau bisa juga dikerenakan zat alergan seperti debu dan bulu binatang tertentu.
Gejala Asma Pada Anak
Jika sudah mengalami penyakit ini maka anak akan mengalami gejala yang berhubungan dengan gangguan pernapasanya, jika terus dibiarkan maka akan berlanjut pada sesak nafas akut.
Diagnosis Asma Pada Anak
Penderita didiagnosis melalui pemeriksaan fisik dengan tujuan untuk mengetahui penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang hal itu dapat ditemukan melalui pemeriksaan fisik pada daerah yang terkena seperti paru-paru dan saluran pernapasan lainya.
Cara Mengobati Asma Pada Anak
Pengobatan dilakukan berdasarkan hasil diagnosis yang sudah ditemukan, karena tingkatan penyakit yang ditemukan dalam hasil diagnosis ini yang digunakan untuk menentukan metode pengobatan tepat pada penderita. Jika penyakit ini masih termasuk ringan, maka penderita diobati melalui pemberian obat asma yang ditelan, sedangkan jika penyakit ini sudah termasuk berat maka pemberian obat tersebut harus melalui intraverna atau infus pada saat penderita sedang dirawat secara intensif dalam ruangan khusus yang juga bertujuan supaya penyebaran penyakit ini bisa dicegah.