Home » Posts filed under Penyakit Otak
Showing posts with label Penyakit Otak. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Otak. Show all posts
Pengertian Trombosis Sinus Kavernosus
Yang dimaksudkan dengantrombosis sinus kavernosis adalah penyumbatan vena besar di dasar otak (sinus kavernosus). Trombosis sinus kavernosus sangat jarang terjadi. Sebagian penderitanya meninggal dan yang bertahan hidup mengalami cacat mental atau cacat saraf yang serius meskipun telah menjalani pengobatan berulang kali.
Penyebab Trombosis Sinus Kavernosus
Penyebab terjadinya trombosis sinus kavernosis adalah penyebaran infeksi bakteri dari sinus atau di sekitar hidung. Infeksi ini menyebar dari sinus atau kulit di sekitar hidung ke otak secara langsung maupun melalui vena.
Gejala Trombosis Sinus Kavernosus
Gejala yang timbul pada penderita trombosis sinus kavernosis adalah penonjolan bola mata, sakit kepala hebat, koma, kejang, kelainan sistem saraf lainnya, dan demam tinggi.
Diagnosa Trombosis Sinus Kavernosus
Mendiagnosa penderita trombosis sinus kavernosis harus ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Untuk menentukan bakteri penyebab infeksi dilakukan pemeriksaan terhadap darah dan contoh cairan, lendir maupun nanah dari tenggorokan dan hidung. Biasanya juga dilakukan mata danotak dan CT scan sinus.
Cara Mengobati Trombosis Sinus Kavernosus
Pengobatan yang diberikan pada penderita CT scan sinus adalah pengobatan CT scan sinus. Pengobatan CT scan sinus adalah penderita sesegera mungkin diberikan antibiotik dosis tinggi secara intravena (melalui pembuluh darah). Jika dalam waktu 24 jam keadaan penderita tidak membaik, maka harus dilakukan pembedahan untuk mengeringkan drainase atau sinus sinus pada penderita.
Pengertian Kelainan Otak Bawaan
Ini adalah penyakit kelainan yang terjadi di otak dan biasanya terjadi pada saat otak penderita masih belum terbentuk sempurna, karena itu beberapa kelainan otak dpat diketahui sebelum bayi lahir melalui pemeriksaan USG dan cairan ketuban.
Penyebab Kelainan Otak Bawaan
Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab penyakit ini, diantaranya adalah karena kelainan yang terjadi pada awal perkembangan janin atau kontaminasi lingkungan. Selain itu juga bisa disebabkan oleh kekurangan asam folat dan riwayat penyakit sama sebelumnya.
Gejala Kelainan Otak Bawaan
Jika sudah mengalami penyakit ini maka aka nada gejala yang dirasakan ibu dan janin yang dikandungnya, diantaranya adalah air ketuban yang berlebih, bayi tidak memiliki tulang tengkorak dan otak atau juga kelainan pada gambaran wajah dan kelainan jantung.
Diagnosis Kelainan Otak Bawaan
Tujuan diagnosis adalah untuk menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya digunakan untuk menentukan pengobatan yang sesuai, sebelumnya penderita harus menerima beberapa pemeriksaan yang diantaranya adalah pemeriksaan kadar asam lemak, pemeriksaan kadar alfa fetoprotein, pemeriksaan kadar estriol dan USG.
Pengobatan Kelainan Otak Bawaan
Pengobatan penyakit ini dengan melihat hasil diagnosis, namun sangat kecil kemungkinanya dapat disembuhkan. Kebanyakan penderitanya yang adalah bayi akan meninggal sebelum berumur 1 tahun.
Pengertian Cedera Kepala
Ini adalah kondisi atau gangguan yang terjadi sehubungan dengan trauma pada bagian kepala atau cedera yang bisa terjadi karena benturan benda tumpul atau tajam.
Penyebab Cedera Kepala
Seperti yang sudah disebutkan dalam pengertianya bahwa trauma pada bagian kepala atau cedera yang bisa terjadi karena benturan benda tumpul atau tajam.
Gejala Cedera Kepala
Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala secara bertahap pada daerah kepalanya, bisa dimulai dengan rasa nyeri ringan atau semakin hebat, tergantung dari tingkat cedera kepala yang dialami. Dan tingkatan penyakit ini juga dipengaruhi oleh tingkat kekerasan benturan yang menjadi penyebabnya.
Diagnosis Cedera Kepala
Tujuan dari diagnosis adalah untuk menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit, yang mana tingkatan penyakit ini nantinya berpengaruh dalam menentukan pengobatan yang sesuai. Dan secara khusus diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan fisik pada bagian kepala melalui metode rontgen atau ct scan.
Pengobatan Cedera Kepala
Setelah hasil diagnosis ditemukan maka kemudian dilanjutkan dengan tindakan pengobatan dimana jika penyakit ini masih termasuk ringan maka pengobatan yang dilkukan masih dapat berupa pemberian obat pereda nyeri, namun jika penyakit ini sudah termasuk berat maka tindakan pengobatan yang lebih intensif yang perlu dilakukan.
Pengertian Epilepsi
Ini adalah penyakit yang berhubungan dengan ganggun pada salah satu bagian saraf yang ada di otak. Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala berupa kehilangan kesadaran dan badan mengalami kejang-kejang secara hebat.
Penyebab Epilepsi
Telah disebutkan dalam pengertianya bahwa yang menjadi penyebab penyakit ini adalah ganggun pada salah satu bagian saraf yang ada di otak. Dan penyakit ini diketahui adalah penyakit bawaan yang sudah menjadi kelainan yang dibawa sejak lahir.
Gejala Epilepsi
Telah disebutkan dalam pengertianya bahwa jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala seperti kehilangan kesadaran dan badan mengalami kejang-kejang secara hebat
Diagnosis Epilepsi
Tujuan diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya juga digunakan untuk menentukan pengobatan yang tepat. Dan perlu diketahui juga bahwa tingkatan penyakit ini yang nantinya menjadi dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai. Untuk mengetahui semua itu penderita akan menerima pemeriksaan fisik berdasarkan gejala yang terlihat.
Pengobatan Epilepsi
Pengobatan dilakukan setelah hasil diagnosis ditemukan, dimana telah dikatakan bahwa tingkatan penyakit yang ditemukan akan menjadi dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai. Tapi perlu diketahui bahwa kebanyakan fakta yang terjadi bahwa penyakit ini adalah kelainan bawaan yang susah untuk disembuhkan, tapi gejala masih bisa diperkecil melalui tindakan pemberian obat-obatan.
Pengertian Kejang
Ini adalah penyakit dimana penderita mengalami kondisi berupa kondisi ototnya yang mengalami kontraksi dan bisa semakin hebat tergantung dari tingkatan penyakit yang mendasarinya, misalnya penderita penyakit epilepsi biasanya merasakan gejala kejang yang lebih parah.
Penyebab Kejang
Seperti yang sudah disebutkan dalam pengertianya bahwa penyebab penyakit ini disebabkan oleh penyakit tertentu yang melatarbelakanginya, misalkan penyakit epilepsi atau penyakit panas tinggi.
Gejala Kejang
Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala yang diantaranya adalah kondisi ototnya yang mengalami kontraksi dan bisa semakin hebat tergantung dari tingkatan penyakit yang mendasarinya
Diagnosis Kejang
Tujuan dari diagnosis adalah untuk menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit, dan tingkatan penyakit ini yang nantinya dijadikan dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai. Dan untuk mengetahui semua itu maka harus dilakukan pemeriksaan fisik pada daerah yang terkena. Dan tingkatan penyakit ini yang nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai.
Pengobatan Kejang
Setelah hasil diagnosis ditemukan maka kemudian dilanjutkan dengan langkah pengobatan, dimana telah dikatakan bahwa tingkatan penyakit akan berperan dalam menentukan pengobatan yang sesuai, dan jika penyakit ini masih termasuk ringan maka pengobatan yang dilakukan adalah dengan memberikan obat secara oral, namun jika penyakit ini sudah termasuk berat maka pengobatan yang dilakukan lebih intensif dan pemberian obat secara intraverna.
Pengertian Paralisa Bell Miastenia Gravis
Ini adalah salah satu penyakit neuromuskular yang berhubungan dengan gangguan gangguan yang mempengaruhi transmisi neuromuskular pada otot tubuh yang bekerja di bawah kesadaran seseorang.
Penyebab Paralisa Bell Miastenia Gravis
Hingga sekarang belum diketahui penyebab pasti penyakit ini, tapi ada dugaan kuat bahwa penyakit ini disebabkan oleh gangguan atau destruksi reseptor asetilkolin pada persimpangan neuromuskular akibat reaksi autoimun. Jika kontraksi otot terus berlanjut maka akan terjadi kerusakan yang menyebabkan kelemahan otot.
Gejala Paralisa Bell Miastenia Gravis
Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala seperti kelemahan atau kelelahan otot-otot volunter yang dipengaruhi oleh fungsi saraf cranial.
Diagnosa Paralisa Bell Miastenia Gravis
Tujuan diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit dimana sebelumnya penderita harus menerima pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan laboratorium, imaging, pemeriksaan klinis, tes tensilon atau edrophonium chloride, tes prostigmin atau neostigmin.
Pengobatan Paralisa Bell Miastenia Gravis
Setelah hasil diagnosis ditemukan maka kemudian dilanjutkan dengan pengobatan, dimana obat-obatan yang biasa diberikan kepada penderita adalah jenis obat antikolinesterase yang bertujuan untuk menghambat destruksi Ach. Selain itu, obat lain yang juga diberikan adalah Neostigmin Bromide Prostigmin dan harus diperhatikan mengenai dosisnya, karena penggunaan obat-obatan ini secara berlebihan juga dapat berakibat fatal atau memperburuk penyakit.