Showing posts with label cedera kepala. Show all posts
Showing posts with label cedera kepala. Show all posts

Pengertian Pusing atau Pening

Pusing atau sering disebut dengan pening terjadi akibat gangguan yang mempengaruhi bagian tubuh manapun yang mempengaruhi keseimbangan (seperti telinga bagian dalam dan mata) atau dari obat-obatan tertentu. Deskripsi tentang masalah oleh penderita dan hasil pada pemeriksaan fisik bisa menduga penyebab, dimana bisa memerlukan tes tambahan. Pengobatan tergantung pada penyebabnya dan bisa termasuk pengobatan untuk menghilangkan gejala-gejala yang menyertainya. Pada usia berapa pun, pening bisa menyebabkan masalah, terutama sekali ketika melakukan penghitungan atau tugas yang berbahaya, seperti berkendara atau mengoperasikan mesin berat. 

Penyebab Pusing atau Pening

Pening memiliki banyak penyebab karena banyak bagian tubuh bekerja bersama untuk menjaga keseimbangan. Termasuk telinga bagian dalam, mata, otot dan persendian, otak, dan syaraf yang menghubungkan semua bagian. Setiap jenis pada pening cenderung mengalami penyebab khas. Pada gangguan ini, jantung kemungkinan tidak cukup memompa ke otak, atau arteri menuju otak kemungkinan tersumbat atau menyempit. Penyebab lain termasuk penggunaan obat-obatan tertentu (seperti antikonvulsan dan sedative) dan gangguan dalam telinga.

Diagnosa Pusing atau Pening

Sebelum pening bisa diobati, dokter harus memastikan penyebab dan asalnya. Dokter menanyakan orang tersebut untuk menjelaskan secara rinci apa yang dirasakan, apakah perasaan pusing, sakit kepala ringan, kehilangan keseimbangan, berputar atau bergerak sendiri. Orang tersebut ditanyakan ketika pening mulai, berapa lama telah berlangsung, apa yang memicu atau menghilangkannya, dan apa gejala-gejala lain-sakit kepala, tuli, suara gaduh pada telinga (tinnitus), penglihatan terganggu, kelemahan, atau kesulitan berjalan-telah ada. 

Cara Mengobati Pusing atau Pening

Mendapatkan cairan yang cukup sering memperbaiki tekanan darah rendah arthostatic yang diakibatkan dari dehidrasi. Obat-obatan seperti mineralocorticoid dan midodrine diperlukan untuk orang dengan hipotensi arthostatic yang disebabkan disfungsi pada sistem syaraf autonomi. Jika penyebab pening adalah sebuah obat, obat tersebut dihentikan atau dosisnya dikurangi. 

READ MORE

Pengertian Tengkorak Retak

Tulang tengkorak retak adalah kejadian dimana tulanmg pada tengkorak kepala retak akibat pukulan atau penyakit lain yang menyerang tengkorak. Tulang temporal atau biasa disebut dengan tulang tengkorak yang mengandung bagian pada saluran telinga, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam bisa retak oleh pukulan ke kepala. Retak tulang temporal sering memecahkan gendang telinga dan bisa juga merusak ossicles dan cochlea.

Gejala Tengkorak Retak

Gejala-gejala yang sering timbul sebelum penderita mengalami retak tengkorak adalah kelumpuhan wajah di samping retak tersebut dan kehilangan pendengaran yang berat, yang kemungkinan konduktif, sensorineural, atau keduanya. Orang bisa mengalami pendarahan dari telinga, darah di belakang gendang telinga, atau potongan berwarna kebiruan pada kult di bagian belakang telinga. Kadangkala, cairan cerebrospinal bocor dari otak melalui retakan dan tampak cairan bening keluar dari telinga atau hidung. Kebocoran cairan ini mengindikasikan bahwa otak tersebut terkena infeksi.

Diagnosa Tengkorak Retak

Para dokter mendiagnosa dengan computed tomography (CT) atauy dengan melakukan scanning pada tengkorak kepala dan bagian dalam telinga penderita.

Cara Mengobati Tengkorak Retak

Pengobatan yang dilakukan adalah pemberian infus antibiotik untuk mencegah infeksi pada jaringan yang melindungi otak (meningitis). Kadangkala, kelumpuhan wajah yang lama disebabkan oleh tekanan pada syaraf wajah bisa di dihilangkan dengan operasi. Kerusakan pada gendang telinga dan struktur pada telingan tengah diperbaiki dengan cara operasi seminggu atau sebulan kemudian jika diperlukan.

READ MORE